Galaxy AI Siap Rilis, Ini Cara Samsung Jaga Privasi Pengguna

Jakarta, CNBC Indonesia –¬†Terbuka lebarnya dunia teknologi digital membuat para pengguna merasa khawatir akan privasi, termasuk data pribadi. Apalagi ditambah dengan kecanggihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang bekerja dengan cara mengolah dan membaca data pada device pengguna.

Hal ini membuat para pengguna smartphone mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya kejahatan siber yang sudah banyak terjadi. Untungnya, Samsung hadir dengan inovasi terkini yang mampu menjaga para penggunanya. Brand asal negeri gingseng ini akan meluncurkan Galaxy AI pada tahun depan menjamin privasi pengguna dengan fitur Samsung Knox. Samsung Knox merupakan sebuah security platform yang tingkat pertahanannya disebut setingkat militer.

Melalui fitur Samsung Knox, pengguna bisa melihat dan menentukan siapa saja yang memiliki akses terhadap data pengguna dan bagaimana data tersebut dimanfaatkan. Selain itu, pengguna juga bisa melihat jika data pribadi miliknya terancam dari kejahatan atau adanya aktivitas mencurigakan.

Agar bisa memberikan perlindungan perangkat Samsung Galaxy secara menyeluruh, Samsung Knox juga melakukan booting trusted mechanism. Proses ini mencoba melihat apakah ada malware yang sudah ditanamkan di dalam handphone dengan tujuan untuk menguasai perangkat pengguna.

Untuk semakin menjamin keamanan pengguna, lapisan keamanan tambahan hadir melalui Knox Vault yang pertama kali diperkenalkan di Galaxy S21 Series 5G. Inovasi ini mampu melindungi informasi penting dengan mengisolasi data dalam prosesor dan memori yang terpisah dari elemen lain di dalam perangkat, termasuk sistem operasi, untuk menambah perlindungan terhadap berbagai bentuk kerentanan (tamper resistant).

Knox Vault berguna mengamankan data biometric milik pengguna agar tidak dicuri, seperti fingerprint, PIN, dan password untuk mengakses handphone atau aplikasi tertentu yang sudah dikunci.

Diketahui melalui Galaxy AI ini, Samsung siap menawarkan pengalaman kecanggihan AI dalam genggaman tangan. Pengembangan AI on Device dengan AI berbasis Cloud ini disebut sebagai kecerdasan universal utama yang belum ada pada ponsel sebelumnya.

Galaxy AI ini memang dirancang untuk memudahkan keseharian para pengguna dan diharapkan pemanfaatannya bisa diakses atau digunakan di mana saja.

Sebagai informasi, One UI 6 yang rilis pada perangkat Galaxy di tahun ini juga memberikan beberapa pembaruan di Samsung Knox Matrix dengan passkey dan enkripsi end-to-end untuk data Samsung Cloud yang di-back up dan dipulihkan, serta ekspansi Samsung Knox Vault ke ekosistem perangkat yang lebih luas. Dengan begitu data dan privasi pengguna Samsung akan lebih aman. https://tahapapun.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*