Internet Nyala di Talaud, Emak-Emak Serbu Online Shop

Talaud, CNBC Indonesia – Desa Bowombaru Utara yang berjarak 30-40 menit dari Kabupaten Melonguane, Talaud, Sulawesi Utara, merupakan salah satu area blank spot alias tak ada sinyal internet.

Menurut cerita warga, mereka harus pergi ke ujung pantai sembari menunggu “sinyal ditiup angin” untuk bisa mengakses internet. Terkadang, internet numpang lewat di pinggir jalan pada titik-titik tertentu.

Namun, sejak Desember 2023, warga Desa Bowombaru tak perlu lagi pergi ke Melonguane atau nongkrong di ujung pantai untuk menangkap sinyal.

BAKTI Kominfo telah menyelesaikan pembangunan BTS 4G di Desa Bowombaru Utara, bersama dengan 4.989 titik lainnya di wilayah 3T. Presiden Joko Widodo langsung yang meresmikan pengoperasiannya pada Kamis (28/12) kemarin.

Salah satu aktivitas yang langsung digandrungi emak-emak di Desa Bowombaru adalah belanja online di e-commerce. Ada banyak opsi barang yang bisa dibeli, apalagi dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2024.

“Dulu kalau beli apa-apa kita cuma bisa lihat barang di pasar Melonguane. Sekarang di online banyak pilihan,” kata Tina Sangadi (45 tahun).

Barang yang dibeli pun beragam. Mulai dari baju, sepatu, hingga alat rumah tangga yang selama ini tak tersedia di pasar Melonguane.

Namun, Tina mengatakan pembayaran setelah belanja online tetap harus ke ATM yang ada di Melonguane. Sebab, ATM belum masuk di Desa Bowombaru.

Biasanya, warga janjian ketika mau membeli barang di online shop. Ketika akan transfer uang, mereka rombongan ke ATM di area kota.

Tina mengaku belum tahu cara menggunakan mobile banking. Selama ini, warga melakukan transaksi dan pengiriman uang hanya lewat ATM.

Ia berharap agar pemerintah atau pihak swasta bisa membangun ATM di Desa Bowombaru agar mempermudah aktivitas masyarakat.

Selain untuk belanja online, Tina mengatakan internet membuka pengetahuan warga tentang hal-hal yang terjadi di luar sana. Tak perlu lagi datang ke kota jika ingin mengakses informasi terkini.

“Kita bisa akses berita apa di luar sana. Dulu kita tidak tahu apa-apa. Anak sekolah juga kalau ada tugas sekarang cari di online,” ia menuturkan.

Menara BTS 4G di Bowombaru memiliki bandwidth transmisi sebesar 25Mbps untuk dipancarkan ke BTS lain melalui antena microwave. Sementara itu, kebutuhan warga disokong dengan bandwidth8Mbps. https://belakangan.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*