Pak Jokowi, Hilirisasi Bauksit Gak ada Perkembangan!

Jakarta, CNBC Indonesia –¬†Asosiasi Pengusaha Bauksit dan Bijih Besi Indonesia (APB3I) mengungkapkan hingga saat ini perkembangan hilirisasi bauksit dalam negeri jalan di tempat. Padahal, pelaksanaan ini sudah berjalan enam bulan pasca kebijakan pelarangan ekspor mineral mentah yang diberlakukan di Indonesia pada Juni 2023 lalu.

Plh Ketua Umum APB3I Ronald Sulistyanto mengakui, saat ini belum ada tambahan smelter bauksit baru dari yang semula hanya dua unit yakni yang dioperasikan oleh PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) dan PT Well Harvest Winning (WHW).

“Ya, sementara sih sampai hari ini pergerakannya sih belum signifikan ya. Karena memang seperti yang saya sampaikan tempo hari, kan masih belum bergerak satu sama lain,” ungkapnya kepada CNBC Indonesia saat dihubungi, dikutip Jumat (29/12/2023).

Ronald menguraikan, kendala utama yang dihadapi oleh pengusaha dalam membangun smelter bauksit dalam negeri adalah sulitnya mendapatkan pendanaan untuk membangun fasilitas itu. Pasalnya, untuk membangun satu smelter bauksit saja, pengusaha membutuhkan dana hingga US$ 1,2 miliar setara Rp 18,5 triliun (asumsi kurs Rp 15.443 per US$).

“Tapi kalau kita ingin mengerjakan sesuatu tapi gak punya duit kan susah. Iya kan? Karena kalau pendanaan itu kan tidak akan bisa didanai oleh masing-masing perusahaan sendiri. Siapa yang punya uang cash? Atau siapa yang punya uang tersedia US$ 1,2 miliar?,” tambahnya.

Bahkan, bukan hanya pendanaan asing, pendanaan dalam negeri diklaim juga sulit didapatkan oleh para pengusaha bauksit Tanah Air.

“Rasanya sih (kendala) cuma keuangan aja deh. Karena kalau regulasi saya kira sudah diselesaikan oleh para pengusaha. Pengusaha kita ini kan gak cengeng lah. Artinya kalau bisa dikerjain, kenapa enggak gitu. Tapi kalau kita ingin mengerjakan sesuatu tapi gak punya duit kan susah,” ucapnya.

Alhasil, sampai hari ini produksi bauksit di dalam negeri tak terserap sehingga mengalami penumpukan. “Seharusnya sejalan gitu, antara ekspor sama hilirisasi. Itu bisa sama-sama. Jadi pelan tapi pasti pemerintah tinggal menyuntikkan dana. Untuk apa? Untuk kegiatan yang sifatnya lebih strategis untuk smelter itu,” tandasnya. https://darsalas.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*